Selasa, 13 Januari 2015

Kepedulian Sosial

Kepedulian Sosial

Kepedulian berasal dari kata peduli. Kata peduli bisa diartikan yaitu memerhatikan atau menghiraukan sesuatu. Kepedulian berarti sikap ata cara kita memerhatikan sesuatu. Dengan demikian kepedulian sosial berarti sikap memerhatikan atau menghiraukan urusan orang lain (sesama anggota masyarakat).  Arti kepedulian sosial memiliki banyak makna, tetapi pada umumnya semua orang mengartikan bahwa kepedulian sosial adalah kegiatan yang menuju arah positif atau kegiatan amal baik kepada sesama manusia. Kepedulian sosial juga bisa diartikan sebagai untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi orang lain dengan tujuan kebaikan. Namun, orang yang suka mempersulit urusan orang lain adalah orang yang tidak peduli sosial.
Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk sosial yaitu makhluk yang pasti membutuhkan orang lain atau sesamanya. Memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan orang lain senantiasa akan tercipta rasa kepedulian sosial jika dimasing-masing pihak memiliki rasa tersebut.
Sejak dini orangtua pasti sudah mengajarkan anaknya untuk memiliki sikap kepedulian sosial. Nah berikut adalah cara mendidik anak agar memiliki sikap kepedulian sosial yaitu
1. Menunjukan atau memberikan contoh sikap kepedulian sosial. Anak akan lebih meniru sikap dan cara orangtuanya melakukan sesuatu dalam kehidupan sehari-hari . Jika orangtuanya sudah melakukan dengan baik maka anaknya akan perlahan-lahan menunjukkan sikap peduli terhadap sesamanya.
2. Melibatkan anak dalam kegiatan sosial. Biasakan anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti ke panti asuhan.
3. Tanamkan sifat saling menyayangi pada sesama. Menanamkan sifat saling menyayangi pada sesama dapat diterapkan dari rumah, misalnya dengan membantu orang tua, kakak ataupun menolong teman yang jatuh.
4. Memberikan kasih sayang pada anak. Dengan orang tua memberikan kasih sayang maka anak akan merasa aman dan disayangi, dengan hal itu kemungkinan anak akan memiliki sikap peduli pada orang lain yang ada disekitarnya. Sedangkan anak yang kurang mendapatkan kasih sayang justru akan cenderung tumbuh menjadi anak yang peduli pada dirinya sendiri.
5. Mendidik anak untuk tidak membeda-bedakan teman. Mengajarkan pada anak untuk saling menyayangi terhadap sesama teman tanpa membedakan kaya atau miskin, warna kulit dan juga agama. Beri pengertian bahwa semua orang itu sama yaitu ciptaan Tuhan.
Kepedulian sosial memiliki dampak positif yang sangat besar yaitu terwujudnya sikap hidup gotong royong, terjalinnya hubungan batin yang akrab, menumbuhkan kerukunan dan kebersamaan, terjadinya pemerataan kesejahteraan, terwujudnya persatuan dan kesatuan, menciptakan suasana yang harmonis, dan menghilangkan rasa dendam dan iri.
2. Tanggapan terhadap topik
Menurut saya setiap orang pasti sudah ditanami rasa kepedulian sosial sejak dini oleh keluarga terutama orangtua. Maka dari itu, kepedulian sosial itu sangat perlu karena akan menyangkut kehidupan kita kedepannya karena dalam keseharian kita saja kita pasti membutuhkan orang lain untuk melakukan sesuatu apapun. Nah dari itu kita harus saling membantu sesama manusia walaupun hanya hal kecil.
3. Penerapan topik terhadap masyarakat
Dalam proyek implementasi kelompok saya, saya memberikan contoh tentang kepedulian sosial mengenai sampah. Disini kita peduli terhadap sampah yang sudah merajalela dimana-mana. Maka dari itu, kita memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna dan menjadi barang yang ternilai harganya.
4. Penerapan topik terhadap diri-sendiri
Saya hanya manusia biasa pasti yang membutuhkan bantuan orang lain. Misalnya saja dalam belajar, saya pasti membutuhkan bantuan teman untuk mengajari saya agar saya bisa memahami materi atau sebaliknya jika teman saya membutuhkan bantuan saya, saya akan membantunya. Dari situ saja sudah tercermin rasa kepedulian sosial antar sesama. Kepedulian sosial tidak hanya bisa melalui materi (uang) tetapi non-materi pun juga bisa.

10 komentar: